ANTAM GiBEST Perkuat Peran Kader Posyandu di Maba, Dorong Kemandirian Gizi Berbasis Pangan Lokal

Sebarkan:
HALMAHERA TIMUR, BULI – PT Aneka Tambang Tbk. (ANTAM) Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Maluku Utara terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui Program ANTAM GiBEST (Gizi Baik untuk Generasi Sehat). Kali ini, ANTAM menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi kader Posyandu di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur.

Bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar, kegiatan ini difokuskan pada penguatan peran kader dalam deteksi dini risiko stunting dan pemantauan tumbuh kembang balita. Salah satu poin utama dalam pelatihan ini adalah edukasi gizi sehat yang mengoptimalkan potensi pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar.

Comdev Work Unit Head PT ANTAM Tbk. UBPN Maluku Utara, Krisno Budiharto, menegaskan bahwa kader Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa. Melalui pelatihan ini, mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mendorong pola makan sehat secara mandiri bagi keluarga.

“Melalui Program ANTAM GiBEST, kami ingin memperkuat peran kader bukan hanya sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai edukator gizi. Pemanfaatan pangan lokal menjadi kunci penting dalam membangun pola makan sehat yang berkelanjutan,” ungkap Krisno.

Mengapa Pangan Lokal ?
Pendekatan berbasis pangan lokal dinilai jauh lebih efektif karena relevan dengan kondisi sosial budaya setempat. Krisno menjelaskan bahwa sumber protein dan nutrisi seperti ikan, umbi-umbian, dan sayuran di Halmahera Timur memiliki nilai gizi tinggi yang setara, bahkan lebih baik dari pangan olahan.

“Bahan pangan ini mudah diakses dan tersedia melimpah di sekitar kita. Jika dikelola secara optimal, kebutuhan gizi anak dan ibu hamil dapat terpenuhi tanpa harus bergantung pada produk instan, sehingga pencegahan stunting dapat berjalan lebih masif,” tambahnya.

Sinergi Menekan Angka Stunting

Program ANTAM GiBEST ini dirancang selaras dengan agenda Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dalam menurunkan angka stunting. ANTAM berupaya menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi mendorong transformasi perilaku hidup sehat jangka panjang.

Dengan meningkatnya kapasitas para kader, diharapkan layanan Posyandu di wilayah pedesaan semakin berkualitas. Langkah ini menjadi bukti nyata peran ANTAM sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia unggul di Maluku Utara melalui kesehatan dan gizi yang berakar pada kearifan lokal.

Editor : Redaksi MakianoPost

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini