HALMAHERA, MakianoPost — Pekerjaan rehabilitasi Jembatan Ake Oba telah rampung 100 persen dan kini sudah dapat kembali digunakan oleh masyarakat sebagai jalur penghubung antar-daerah. Selesainya proyek ini menjadi angin segar bagi warga setempat yang selama proses perbaikan harus membatasi aktivitas dan mobilitas harian mereka. Dengan rampungnya rehabilitasi ini, akses transportasi di wilayah tersebut kini kembali normal. Pulihnya jalur vital ini diharapkan mampu memperlancar arus pergerakan orang serta mempercepat distribusi barang, yang sempat terhambat selama masa renovasi.
Sebelumnya, pada 19 Mei lalu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, turun langsung ke lapangan untuk meninjau progres perbaikan. Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh tahapan rehabilitasi berjalan sesuai rencana, memenuhi standar teknis, serta mengutamakan aspek keamanan dan kelayakan bagi seluruh pengguna jalan.
Jembatan Ake Oba sendiri merupakan salah satu infrastruktur strategis yang menjadi urat nadi penghubung masyarakat di wilayah Halmahera. Keberadaannya memiliki peran sangat krusial dalam menunjang aktivitas ekonomi, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga konektivitas antar-wilayah.
Pihak BPJN Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan dan peningkatan infrastruktur dasar di berbagai daerah terpencil. Upaya ini dilakukan guna memastikan masyarakat memperoleh akses jalan dan jembatan yang aman serta nyaman. Melalui infrastruktur yang mumpuni, pemerintah berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Maluku Utara.
Dengan selesainya renovasi total ini, masyarakat kini dapat kembali melintasi Jembatan Ake Oba dengan aman, sekaligus memperkuat interaksi sosial dan ekonomi antar-daerah.
Editor : Redaksi MakianoPost