Tancap Gas! Gebrakan Strategis Abdul Hamid Payapo Perkuat Konektivitas Maluku Utara Melalui ‘Smart Construction’

Sebarkan:
TERNATE – Pasca resmi ditunjuk oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo langsung melakukan terobosan cepat. Langkah strategis putra asli daerah yang akrab disapa Bang Mito ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat karena dinilai membawa semangat baru dalam pembangunan infrastruktur di Bumi Moloku Kie Raha.

Fokus utama Bang Mito saat ini adalah mengakselerasi pembangunan jalan dan jembatan dengan mengedepankan inovasi, kualitas, dan efisiensi teknologi atau Smart Construction. Hal ini diwujudkan melalui rangkaian roadshow dan peninjauan lapangan (site visit) secara maraton yang melibatkan seluruh Satuan Kerja (Satker) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Kepada awak media, Kepala BPJN Malut menyampaikan bahwa kunjungan lapangan ini bertujuan untuk melihat langsung progres fisik serta memetakan kendala teknis secara mendetail.

"Roadshow ini kami lakukan untuk meninjau detail teknis di lapangan. Kami melibatkan seluruh PPK agar target pemantapan jalan tercapai, terutama pada sisa pekerjaan ruas jalan yang belum tuntas maupun yang akan segera dilaksanakan," ujar Bang Mito di sela-sela kunjungannya.

Dalam setiap peninjauannya, ia menekankan pentingnya tata kelola kinerja yang bersih dan profesional. Ia menginstruksikan para PPK untuk memperketat pengawasan terhadap kontraktor (penyedia jasa). Tujuannya jelas, memastikan setiap proyek memenuhi standar mutu (spesifikasi teknis), selesai tepat waktu, dan efisien secara biaya.

Selain aspek teknis, Bang Mito juga mendorong transparansi dalam layanan publik dan keterbukaan informasi. Ia ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan negara benar-benar berdampak nyata bagi konektivitas dan ekonomi wilayah Maluku Utara.

"Kami rutin melakukan pertemuan koordinasi antara Kepala Balai, Kasatker, dan PPK. Intinya adalah pelayanan maksimal, transparansi, dan memastikan proyek pembangunan ini dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat," tegasnya.

Langkah responsif ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan infrastruktur jalan di Maluku Utara sekaligus membuktikan komitmen BPJN dalam menghadirkan akses transportasi yang berkualitas dan berkelanjutan.

Editor Redaksi MakianoPost
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini