Halmahera Tengah – Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, memimpin langsung aksi kerja bakti (kurvei) massal dalam rangka penanganan pasca-konflik antara Desa Banemo dan Desa Sibenpopo pada Senin (06/03/2026). Kegiatan ini melibatkan sinergi penuh antara unsur TNI/Polri serta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemda Halteng turut diterjunkan ke lokasi untuk bergotong-royong memulihkan kondisi lingkungan dan sosial masyarakat yang terdampak.
Dalam arahannya, Bupati Ikram menegaskan bahwa kehadiran seluruh elemen pemerintah dan aparat keamanan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan tugas mulia untuk meringankan beban warga, khususnya di Desa Sibenpopo.
“Pagi hari ini kita semua hadir untuk melaksanakan salah satu tugas mulia, yakni membantu keluarga dan saudara kita yang terdampak konflik. Kita ingin masyarakat tetap hidup damai dan sejahtera,” tegas Bupati Ikram di hadapan peserta apel.
Beliau juga memastikan bahwa TNI, Polri, dan pemerintah daerah akan terus bersiaga di tengah masyarakat guna menjamin rasa aman. Langkah penanganan fisik terhadap kerusakan akibat konflik pun mulai dieksekusi secara nyata sejak hari ini.
Demi efektivitas penanganan di lapangan, Bupati Ikram menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Tengah, Bahri Sudirman, sebagai koordinator utama. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta unsur TNI/Polri diinstruksikan untuk melakukan koordinasi intensif melalui satu pintu agar pemulihan berjalan terarah.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak semua pihak untuk tidak hanya fokus pada perbaikan fisik, tetapi juga memberikan edukasi perdamaian kepada masyarakat.
“Sekali lagi, mari kita bangun persaudaraan dan kedamaian. Kita harus hadir bersama masyarakat, memberikan solusi, serta menumbuhkan rasa saling menghargai dan menyayangi,” tutupnya.
Editor : Redaksi MakianoPost
Reporter : Syamsul