SOFIFI – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Maluku Utara memberikan apresiasi positif terhadap kinerja Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, beserta seluruh jajarannya. Kinerja ini dinilai memuaskan atas berbagai terobosan dan langkah percepatan pembangunan serta penanganan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Maluku Utara.
Ketua Umum DPD IMM Maluku Utara, Taufan Baba, menyampaikan bahwa dalam kurun waktu enam bulan sejak mulai bertugas, Abdul Hamid Payapo telah menunjukkan respons dan komitmen nyata melalui aksi langsung di lapangan. Sejumlah pekerjaan strategis berhasil didorong percepatannya, baik penanganan infrastruktur yang telah lama menjadi perhatian masyarakat maupun penanganan darurat akibat bencana alam.
"Penunjukan Abdul Hamid Payapo sebagai putra daerah merupakan langkah tepat karena beliau sangat memahami medan wilayahnya sendiri. Kehadirannya di titik-titik proyek memberikan sinyal positif bagi percepatan pembangunan," ujar Taufan Baba dalam rilis persnya.
Delapan Langkah Konkret yang Diapresiasi
Berdasarkan catatan DPD IMM Maluku Utara, terdapat sejumlah langkah konkret BPJN Maluku Utara yang langsung menyentuh kebutuhan konektivitas masyarakat:
- Penuntasan Longsoran Ngade: Percepatan penanganan area rawan longsor di Kota Ternate.
- Jembatan Gantung Halut: Percepatan penyelesaian pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Halmahera Utara.
- Darurat Jembatan Ake Aru: Penanganan sementara pascabencana di Kabupaten Halmahera Utara.
- Jembatan Ake Saketa: Penyelesaian jembatan terdampak bencana alam di Halmahera Utara.
- Tanggap Kebakaran Ruas Mafa–Matuting–Saketa: Aksi tanggap mitigasi kebakaran hutan dan kolaborasi penanganan kebakaran TPA Takome di Kota Ternate.
- Lantai Jembatan Kali Oba dan Akelamo: Percepatan perbaikan lantai jembatan yang menjadi nadi utama masyarakat Halmahera.
- Ruas Jalan Weda–Mafa–Matuting–Saketa: Percepatan penyelesaian penanganan jalan logistik antarkabupaten.
- Box Culvert Kayu Merah: Percepatan penyelesaian infrastruktur drainase di Kota Ternate.
Komunikasi Aktif dan Fondasi Kesejahteraan
DPD IMM Maluku Utara juga menilai pendekatan yang dilakukan Abdul Hamid Payapo tidak hanya berorientasi pada fisik proyek semata. Koordinasi aktif dengan Pemerintah Provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Sherly Tjoanda Laos beserta pemerintah kabupaten/kota terus diperkuat demi menyelaraskan prioritas pembangunan. Kepekaan sosial dan kunjungan rutin ke lokasi pekerjaan dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pelayanan publik.
IMM Maluku Utara menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh jajaran BPJN dalam mendorong konektivitas wilayah. Dengan pengalaman kepemimpinan yang dimiliki, terobosan ini diharapkan terus dipertahankan demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.
Editor Redaksi MakianoPost